Sebanyak 140 Siswa SD dan 50 Guru Ikuti Pelatihan Metode GASING

286
Siswa SD
Tapanuli Utara – Sebanyak 140 Siswa-siswi SD dari 15 Kecamatan Kabupaten Tapanuli Utara dan 50 orang guru SD ikuti pelatihan pandai berhitung metode GASING (gampang, asyik, menyenangkan) yang dilaksanakan pada 26 September sampai 23 Oktober 2022, bertempat di SMP Negeri 1 Tarutung.

Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan. M.Si di dampingi oleh Kepala Dinas dan Kebudayaan Kabupaten Tapanuli Utara Bontor Hutasoit, Asisten Pemerintahan Pemkab Taput Parsaoran Hutagalung, Kabag Humas Pemkab Taput David Nainggolan, Kabag Kesra Junjungan Silaban, Melva Samosir dari PT SOL, Perwakilan Yayasan Yohanes Surya Nancy Susiana. Senin (26/9/2022).

Pelatihan belajar menghitung dengan metode GASING merupakan Corporate Social Responsibility (CSR) oleh PT. SOL untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab sosial dan lingkungan. Untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan pelajar menghadapi abad 21, serta menjadikan mata pelajaran Matematika bukan sebagai momok lagi buat pelajar di sekolah.

Bupati Taput Nikson Nababan dalam arahannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari visi misinya menjadikan Kabupaten Taput lumbung sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

Bupati mengatakan, dulu pelajaran Matematika itu menjadi momok bagi pelajar, apalagi melihat gurunya saja sudah takut.

“Namun dengan adanya metode Gasing ini, belajar Matematika tidak lagi menjadi momok bagi murid”,ucap Nikson Nababan.

“Saya dikirimi video metode Gasing oleh Profesor Surya, saya lihat metodenya cukup menyenangkan dan pastinya akan mudah ditangkap pelajar SD,” katanya menambahkan.

Nikson Nababan berharap dalam pelatihan itu nantinya anak didik juga guru harus dicek kesehatannya sehingga bisa lebih optimal dalam menyerap pelajaran.

“Perhatikan betul kesehatan guru dan siswa agar bisa lebih optimal menyerap pelajaran selama pelatihan itu,” pesan Bupati sembari mengingatkan agar pelatihan, anak anak SD diajarkan juga disiplin, menanamkan rasa Nasionalisme sejak dini.

Siswa SD

Bupati juga sangat mengharapkan segenap tenaga pendidikan mendukung berdirinya sebuah Universitas Negeri Umum berdiri di Kabupaten Taput.

“Ini juga bagian dari upaya kita peningkatan sumber daya manusia yang akan berafiliasi kepada peningkatan perekonomian. Terima kasih atas dukungan CSR SOL sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” pungkasnya.

Mewakili Pimpinan Yayasan Yohannes Surya, Nancy Susiana dalam kesempatan itu mengatakan agenda ini bagian membangun pendidikan di Taput dengan tujuan agar siswa memiliki keterampilan abad 21, berpikir kritis, kreatif dan berdaya saing.

“Metode Gasing terbukti dapat menghantarkan pelajar meraih berprestasi hingga tingkat internasional, serta memotivasi anak didik berpikir tingkat tinggi,” ungkap Nancy Susiana.

Selain itu, kata Nancy, juga untuk mengubah paradigma pelajar yang lazimnya takut belajar Matematika jadi menyenangkan.

“Metode Gasing akan sangat menyenangkan bagi guru dan siswa, mereka akan nantinya menularkan apa yang akan dipelajari selama pelatihan. Terima kasih atas dukungan Pak Bupati sehingga pelatihan ini bisa terlaksana,” tutupnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas dan Kebudayaan Kabupaten Taput Bontor Hutasoit dalam laporannya menyampaikan sebanyak 50 orang guru SD dan, 140 orang murid SD dari 15 Kecamatan di Kabupaten Tapanuli Utara mengikuti pelatihan berhitung dengan metode Gasing yang pelaksanaannya mulai tanggal 26 September hingga 23 Oktober 2022 di SMP N 1 Tarutung. (Henry)

 

Artikulli paraprakSeorang Karyawan HBN Tewas Tersengat Listrik di Sibolga
Artikulli tjetërKomite Pemilih Indonesia Kabupaten Deli Serdang Lakukan Koordinasi dan Sosialisasi Aturan Pasca Pemilu 2024