Sempurna Pasaribu Wartawan Karo Bersama Istri Anak Cucunya Tewas Diduga Dibakar

14
sempurna
Puing kebakaran Rumah wartawan Karo Sempurna Pasaribu, yang turut tewas bersama keluarga
Karo-Sempurna Pasaribu (47) wartawan tanah karo, bersama istri dan anak serta cucunya tewas diduga dibakar orang tidak dikenal (OTK) di kediamannya di JL Nabung Surbakti Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo Sumut, Kamis (27/06/2024) dinihari lalu.

Rumah wartawan TRIBRATA TV, sempurna Pasaribu, turut hangus dilalap api, dalam peristiwa dugaan tindak kekerasan kepada jurmalis tersebut, dan kini Polda Sumut masih menyelidiki penyebab kebakaran demikian dikatakan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Jumat (28/06/2024).

“Tim Labfor masih bekerja. Kita tunggu saja hasil penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran ini, dan kita ketahui rumah Sempurna Pasaribu juga merangkap sebagai warung kelontong,” ungkap Kombes Pol Hadi Wahyudi

Dikatakan saksi yang merupakan rekan korban, mereka pulang pukul 24:00 Wib, diantar seorang rekan wartawan. Menurutnya beberapa hari belakangan korban memang tidak pulang ke rumah mengantisipasi atas berita yang ditulisnya.

“Korban dua pekan terakhir ini menulis soal perjudian, narkoba dan penebangan kayu di wilayah Tanah Karo, hingga tadi malam ia saya antar naik mobil karena ada rejeki sedikit yang hendak dikasihnya kepada istrinya,” kata saksi, Kamis (27/06/2024).

Dan saksi mengaku baru mengetahui peristiwa kebakaran yang menewaskan Sempurna, sekitar pukul 05:00 Wib, karena dihubungi beberapa rekannya.

Sambung Kombes Pol Hadi Wahyudi, ke empat korban kebakaran ini dievakuasi ke RSUD Kabanjahe dan kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk otopsi.

“Peristiwa ini mengakibatkan 4 orang meninggal dunia, Sempurna Pasaribu, istrinya Efrida Br Ginting (48), anaknya SIP (12) dan cucunya, LS (3),” tambah Hadi

Sementara, informasi diperoleh menyebutkan, hasil investigasi dan olah TKP, tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumut mengungkap sejumlah fakta penting terkait peristiwa tragis tersebut.

Pertama, Lokasi Api Pertama Kebakaran (LAPK) ditemukan di permukaan lantai dekat dinding kanan rumah (warung). Lokasi ini juga berdekatan dengan tempat ditemukannya ke empat jenazah korban di sebuah kamar sempit berukuran 2 x 3 meter.

Kedua, hasil pemeriksaan dari rangkaian listrik, menunjukkan tidak ada indikasi korsleting listrik sebagai penyebab kebakaran.

Ketiga, menurut keterangan saksi, suami korban kembali ke rumah sekitar pukul 00:00 WIB, sedangkan kebakaran terjadi sekitar pukul 03:30 WIB.

Keempat, di dalam rumah yang berukuran sekitar 3,5 x 9 meter tersebut, korban menyimpan bensin sebagai barang dagangan, selain gas serta kebutuhan sehari-hari lainnya.

Dari adanya beberapa barang barang akseleran di warung tersebut, disimpulkan suara ledakan yang didengar para saksi disebabkan oleh intensitas kebakaran yang tinggi, dipicu bahan bahan yang mudah terbakar seperti pertalite (BBM) dan gas ukuran 3 kg dirumah Sempurna

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini