spot_img
spot_img
spot_img

Proyek Normalisasi Sungai Ngaso di Desa Ujung Batu Timur Terkesan Dikerjakan Asal Jadi

- Advertisement -
Rokan Hulu – Diduga kurangnya pengawasan dan dugaan penyunatan dana anggaran, Proyek Normalisasi sungai Ngaso Desa Ujung Batu Timur, terkesan dikerjakan asal jadi dan tidak mengindahkan sampah dari sungai yang dinormalisasi dibiarkan menumpuk di salah satu jembatan kecil milik warga/petani. Sehingga dikhawatirkan malah menimbulkan banjir bukan mengantisipasi banjir. 

Dari pantauan di lokasi proyek, Jum’at (2/1/2026) siang, sekitar aliran sungai Ngaso malah terlihat kumuh dan sampah serta lumpur dari pekerjaan itu malah dibiarkan berserakan dan menumpuk. Hingga menimbulkan kecurigaan pengawas proyek dan dari Dinas PUPR Kabupaten Rokan Hulu tak pernah turun kaki melihat kondisi pekerjaan proyek, seolah – olah terkesan asal bapak senang, perut kenyang, tak ada pihak lain yang menyerang.

Sungai
Sampah yang dibiarkan berserakan di tengah jembatan kecil milik warga/petani.

Salah seorang warga yang tak mau disebut indentitanya mengatakan proyek Normalisasi Sungai Ngaso ini diduga hanya beberapa kali dikeruk dengan menurunkan alat berat mini ke lokasi dan papan proyek pun dipajang kemungkinan ditancapkan beberapa hari yang lalu di tempat yang tersembunyi menghindari ketransparanan proyek.

Diketahui Proyek Normalisasi Sungai Ngaso di Desa Ujung Batu Timur ini adalah dari Dinas PUPR Kabupaten Rokan  Hulu, dan dikerjakan CV Tobieh Botuah dan Konsultan Pengawas CV Reaksi Alam Consultant.

Dengan nilai kontrak pekerjaan sebesar Rp 199.410.400 dan lama kontrak 37 hari sejak 25 November 2025.

Diharapkan kepada Bupati Rokan Hulu Anton, ST, MM menindak kontraktor nakal yang mengerjakan pekerjaan asal jadi. Karena diketahui seluruh pekerjaan proyek ini adalah bersumber dari pajak yang warga bayarkan. Dan kepada pihak APH (Aparat Penegak Hukum) untuk melakukan audit dan pemeriksaan proyek normalisasi Sungai Ngaso ini. (Tim).

Advetorial
- Advertisement -
spot_img
Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini