Iklan
Iklan

Polsek Sipirok Gerak Cepat Ringkus Pelaku Pungli Yang Sempat Viral

- Advertisement -
Tapanuli Selatan – Kepolisian Sektor (Polsek) Sipirok yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Ahmad Juli Nasution, bersama anggota, bergerak cepat meringkus 3 terduga pelaku pungutan liar (Pungli) yang sempat viral di Tiktok.

3 terduga pelaku pungli ini, diringkus usai beredarnya video bermodus pungli viral di salah satu akun media sosial Tiktok, baru-baru ini. Video ini viral serta menuai ragam komentar netizen.

“Dari video yang beredar, aksi pungli tersebut kuat dugaan berada di wilayah hukum Polsek Sipirok,” sebut Kapolsek, Iptu PM Siboro, pada Jumat (1/12/2023) sore.

Kemudian, lanjut Kapolsek, Kamis (30/11/2023) pagi, ia perintahkan Kanit Reskrim dan anggota untuk melakukan penyelidikan. Personel menuju ke Dusun Hutaimbaru, Desa Luat Lombang, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel.

Kata Kapolsek, pihaknya ingin memastikan ke lokasi terkait kebenaran video pungli yang viral di Tiktok tersebut. Setiba di lokasi, Kanit Reskrim melakukan pengumpulan keterangan terhadap pedagang durian di sana.

Dari keterangan pedagang durian, sebut Kapolsek, ia membenarkan bahwa pada Minggu (26/11/2023) malam, ada 3 laki-laki yang kuat dugaan melakukan pungli.

“Berdasar keterangan saksi (pedagang durian-red), ketiga pria itu melakukan aksinya dengan cara memalangkan patahan cabang Pohon Durian ke tengah Jalan,” terang Kapolsek.

Kapolsek menjelaskan, setelah melewati pengumpulan keterangan, pihaknya mengantongi identitas ketiga pria itu. Ketiganya adalah, DS, SS, dan ES. Atas informasi itu, Kanit Reskrim pun melakukan pencarian ketiganya.

Ketiganya, sambung Kapolsek, merupakan warga Desa Simangumban Jae, Kecamatan Simangumban Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Bersama Kepala Dusun (Kadus) setempat, Kanit Reskrim mencari ketiga laki-laki itu.

“Setelah menemukan ketiga pria itu, personel membawa mereka ke Rumah Kadus. Personel, melakukan interogasi seperlunya terhadap ketiga pria itu,” terang Kapolsek Sipirok.

Setelahnya, Kanit Reskrim membawa ke 3 laki-laki itu bersama orang tua masing-masing dan perangkat desa ke Polsek Sipirok. Tujuannya, guna proses pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Sipirok.

“Selanjutnya, ketiga pelaku membuat surat pernyataan untuk tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Mereka, juga membuat video permohonan maaf ke masyarakat,” jelas Kapolsek.(Saragi).

Trending

- Advertisement -
Iklan

Lowongan Kerja

- Advertisement -
Logo

Game

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini