Polres Labuhanbatu Diminta Cek Dugaan Penyalah Gunaan Wewenang Terkait Berkas SA Oknum Calon Kades Wonosari

875
polres
Surat Keterangan Kesalahan Penulisan Ijazah (SKKPPI) Paket C setara SMA milik salah satu Calon Kades Wonosari berinisial SA (48)
Labuhanbatu – Polres Labuhanbatu diminta cek dugaan penyalahgunaan wewenang, terkait Surat Keterangan Kesalahan Penulisan Ijazah (SKKPPI) Paket C setara SMA milik salah satu Oknum Calon Kades Wonosari berinisial SA (48), yang dikeluarkan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Amin Desa Sei Baru Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu

Pasalnya Surat tersebut disyahkan Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu, diduga ada unsur penyalah gunaan wewenang oleh Dinas Pendidikan setempat, untuk meloloskan berkas Salah Satu oknum Calon Kades Wonosari dalam veripikasi Bacalon kades 2022, untuk itu dibutuhkan peran penegak hukum seperti Polres Labuhanbatu

Ketua LSM Baris meminta Polres Labuhanbatu memeriksa berkas tersebut, yang mana Pendidikan setara SMA, telah dikembalikan ke Dinas Provinsi sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah mengatur pengelolaan sekolah menengah atas dan sederajatnya beralih ke pemerintah provinsi. untuk itu Ketua LSM Baris menduga ada yang lompat pagar, atau penyalah gunaan wewenang

 

“Sudah sejak 2018, Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat lewat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah mengatur pengelolaan sekolah menengah atas dan sederajatnya beralih ke pemerintah provinsi. Namun kenapa ijazah paket C yang di nyatakan Sederajat dengan SMA, masih di leges dan disahkan Dinas Pendidikan Kabupaten, Kami menduga ada pejabat di Dinas Pendidikan Daerah Kabupaten lompat pagar, atau kami duga penyalah gunaan wewenang untuk itu Kami meminta agar instansi di Labuhanbatu Melakukan pengecekan atau pemeriksaan, atas dugaan kami ini,” sebut Ketua LSM Baris

Selain itu Ketua LSM Baris juga berharap, jika hal ini di proses pihak Polres Labuhanbatu, kedepan tidak ada pejabat berwenang di Dinas Pendidikan Kabupaten memaksakan diri, atau mensyahkan berkas tingkat setara SMA jika tidak jadi kewenangannya, hal tersebut membuat masyarakat gagal paham, seakan Ada Apa Apanya, yang seharusnya Apa ada nya

“Kenapa kok mereka Dinas Pendidikan Kabupaten yang syahkan, padahal kan sudah ada undang undang yang atur itu semua, namun pejabat di instansi pendididkan kabupaten kok sekan tidak tau, Ada Apa? Apa Ada?, Semoga Polres Labuhanbatu dapat mengungkapnya,” umgkap Ketua LSM Baris.

PSX 20221002 162025 1

Terkait hal itu, ketika dikonfirmasi bersamaan Ketua Panitia Pelaksanaan Pilkades Labuhanbatu Abdi Jaya Pohan, dan Pihak Dinas pendidikan labuhanbatu, di kantor PMD Labuhanbatu, mengatakan bahwa mereka ( pihak dinas pendidikan Labuhanbatu) telah mengeluarkan surat perbaikan terhadap ijazah Calon Kepala Desa Wonosari berinisial SA (48) itu, untuk itu Smoga Polres Labuhanbatu bisa menerapkan delik hukum yang sesuai jika itu pelanggaran undang undang

 

Sedangkan panitia pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Wonosari Kecamatan Panai Hilir Lili Nurhayati, saat dikonfirmasi Awak media ini, lewat pesan WA nya, walau pesan sudah menandakan dibaca, namun tidak memberi tanggapan, hingga berita ini disuguhkan ke hadapan pembaca, hal ini juga perlu untuk di cek Polres Labuhanbatu, kenapa calon ini bisa lolos? sedangkan berkasnya diduga blom sesuai.

Artikulli paraprakPolri Akan Laksanakan Operasi Zebra 2022 Selama 14 Hari Bersama Satuan Lalulintas Labuhanbatu
Artikulli tjetërTinjau Posko Gempa Bumi di Taput, Kapoldasu: Bila Penting Pindahkan Polres