Oknum ASN ini Berhasil Di Amankan Satreskrim Polres Labuhanbatu Setelah Membakar Ibunya

354
oknum
Oknum ASN dari Sei Kanan Kabupaten Labuhanbatu Selatan, berinisial DH (48) saat dimintai ketetangan oleh penyidik Satreskrim Polres Labuhanbatu
Labuhanbatu-Oknum ASN dari Sei Kanan Kabupaten Labuhanbatu Selatan, berinisial DH (48) berhasil diamankan Satreskrim Polres Labuhanbatu, setelah tega bunuh ibu tirinya hingga tewas dan seluruh tubuh melepuh dengan membakar korban, diduga karena mengalami depresi

Menurut Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti, Sik.,MH, melalui Kasat Reskrim AKP Rusdi Merzuki, Sik.,MH, Kamis (17/11/2022) mengatakan oknum ASN ini, diduga tega membakar ibu tirinya berinisial ND (53) warga Sei Kanan, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara (Sumut), karena depresi

“Dari hasil penyidikan kita berhasil menetapkan DH (48) seorang oknum ASN di Labuhanbatu Selatan, sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Walau demikian Polisi masih tetap terus mendalami kondisi kejiwaan tersangka karena diduga tersangka terindikasi mengalami depresi sehingga tega bunuh ibu tirinya dengan cara membakar korban hidup hidup,” ungkap Kasat Reskrim

Selain itu, Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu itu juga menerangkan jika penetapan status itu dilakukan pada, Senin (14/11/2022) kemarin, dan pihaknya juga langsung melakukan penahanan. Penetapan dilakukan setelah polisi memeriksa 8 saksi dan menemukan bukti yang cukup atas perbuatan tersangka.

“Motifnya, didorong oleh rasa kesal Oknum ASN itu, kepada korban. Rasa kesal itu muncul karena korban disebut tersangka telah menghalanginya saat hendak melakukan bunuh diri, DH (48) marah karena dilarang korban untuk bunuh diri, sehingga menyiramkan minyak yang telah dibawanya dari rumah serta menghidupkan mancis berwarna merah yang juga dibawa tersangka dari rumah,” tambah Kasat kepada awak media

Kasat Reskrim juga menuturkan kronologis kejadian tersebut, bahwa awalnya tersangka mendatangi rumah korban pada Jumat (11/11/2022) pagi, sekitar pukul 04:30 Wib, dan menggedor (mengetuk) pintu rumah korban dengan kuat. Korban yang merasa terkejut kemudian membuka pintu rumahnya serta sempat menghardik tersangka dengan mengatakan “Apa nya mau mu”, cetus korban

Kemudian tersangka menjawab dengan mengatakan, “Gak Mak, saya mau bunuh diri”, lalu selanjutnya dijawab korban, “Ah jangan, janganlah”, jawab korban kepada anaknya yang sebelumnya merupakan Oknum Kepala Puskesmas huta godang itu

“Setelah mendengar jawaban korban, tersangka kemudian berkata, ‘Ya udah, kalau enggak mamak lah,’ yang kemudian diikuti dengan menyiramkan minyak ke tubuh korban, serta langsung menyulutnya,” ucap Kasat lagi

Setelah tersulut api, korban sempat berteriak minta tolong. Teriakannya ini didengar oleh anak korban yang lain, yang tinggal juga disekitar rumah korban.Meski upaya untuk menolong korban sempat dilakukan, namun korban ternyata tewas sebelum sempat dibawa ke rumah sakit. Kondisi itu kemudian membuat anak korban yang lainnya (adik tersangka) melaporkan peristiwa ini ke aparat terdekat. “Jadi seorang personil kita mendapat laporan ini pada pukul 06.00 WIB, dan setelah dicek ditemukan korban sudah tewas,” jelas Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu.

Atas perbuatannya, kini tersangka dijerat atas perkara tindak pidana dengan sengaja menimbulkan kebakaran dan ada orang mati akibat perbuatan itu sebagaimana dimaksud dalam pasal 187 Ayat (3) junto pasal 351 Ayat (3) dari KUHPidana dengan ancaman maksimal hukuman penjara seumur hidup atau penjara selama lamanya 20 tahun.

 

Artikulli paraprakWakapoldasu Tinjau Pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Paluta
Artikulli tjetërPasca Pilkades di Paluta, Polres Tapsel Gelar Patroli Malam