spot_img
spot_img
spot_img

Kalapas Labuhanbilik Turun Langsung Cek Kebakaran Yang Menewaskan Dua Pegawainya

- Advertisement -
Labuhanbatu-Kalapas Labuhanbilik Leonardo Panjaitan, SH.,MH, didampingi Kasi Adm Kamtib Abdi Ananta, turun langsung cek kebakaran koskosan, yang menewaskan dua pegawai lapas labuhanbilik di Kelurahan Labuhanbilik Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara (Sumut), Minggu (21/12/2025) sekira pukul 20:30 Wib

Kepada wartawan media ini Kalapas Labuhanbilik Leonardo Panjaitan, SH.,MH, membenarkan jika korban tewas dalam kebakaran rumah kos kosan di Kelurahan Labuhanbilik merupakan pegawai Lapas

“Benar, mereka merupakan pegawai lapas Labuhanbilik. Keduanya tewas pada peristiwa kebakaran di kosan, setelah menerima informasi tersebut kami langsung ke lokasi mengecek kebenarannya,” sebut Kalapas Labuhanbilik

Leonardo Panjaitan, juga menerangkan seusai dari lokasi pihaknya menghubungi keluarga korban “Kami langsung mengabari orang tua ke dua korban, dengan menghubungi keluarga, lewat sambungan selular,” tambahnya lagi

Sebelumnya diberitakan Peristiwa kebakaran itu terjadi pada Minggu, (21/12/2025) sekira pukul 20:30 Wib, Diketahui rumah yang dihuni para pegawai Lapas tersebut merupakan rumah kontrakan milik Rudi Damanik, yang bertempat di Jalan Panglima Sudirman Labuhanbilik.

Keterangan Kapolsek Panai Tengah AKP Amlan, SH, saksi Maulana Akbar Al Hakim, mengaku api datang dari arah depan rumah, saksi yang saat itu berada di dalam rumah berupaya memadamkan api dengan cara menyiram dengan air.

“Pengakuan saksi setelah di siram api malah semakin besar, saksi pun berlari keluar dari pintu belakang seraya berteriak meminta pertolongan kepada warga,” kata Kapolsek Panai Tengah AKP Amlan, SH, kepada awak media ini melalui sambungan selular, Senin, (22/12/2025).

Lanjut AKP Amlan, kedua korban berada di dalam kamar tidur dan terkunci dari dalam. Api yang begitu cepat merambat ke seluruh bagian rumah semi permanen, batu separuh berdinding papan tersebut ludes dilalap sijago merah.

“Kedua korban tidak bisa diselamatkan, James Markus Purba (25) ditemukan tewas di teras rumah, sedangkan Samuel Alexander (23) ditemukan tewas di ruang tamu dalam keadaan tubuh gosong terbakar dan dibawa ke rumah sakit umum di Rantauprapat,” sambung AKP Amlan.

Terkait peristiwa itu tambahnya, aparat kepolisian Polsek Panai Tengah telah memintai keterangan dari 2 orang rekan korban sebagai saksi yaitu Maulana Akbar Al Hakim dan Samuel Sinaga.

“Mendapat informasi adanya kebakaran kita langsung turun ke TKP, kalau soal sumber api kita masih melakukan penyelidikan,” jelas AKP Amlan

Sementara itu, informasi yang dihimpun dari sumber lainnya, Senin (22/12/2025) di halaman Kamar mayat RSUD Labuhanbatu, menerangkan sebelum terjadi kebakaran, kedua korban bersama 3 orang temannya berada di dalam rumah namun dikamar yang berbeda

“Ketiga orang teman korban yakni, Maulana Akbar Al Hakim, Samuel Sinaga dan Alfian,” sebut sumber.

Masih kata sumber, kedua korban James dan Samuel Alexander serta Samuel Sinaga sedang latihan bernyanyi di kamar untuk perayaan natalan.

“Sekira pukul 20:00 Wib, mereka berhenti bernyanyi dan meminta Samuel Sinaga, pergi membeli makanan. Tak berselang lama Samuel Sinaga, pergi diduga terjadilah kebakaran,” ucap sumber.

Kemudian kata sumber salah satu rekan mereka yang diduga di kamar yang berbeda sedang dimintai keterangan oleh personil Polres Labuhanbatu. Untuk menambah keterangan dan mencari informasi sumber api yang menewaskan dua korban

Sedangkan Leonardo Panjaitan, SH.,MH, mengucapkan belasungkawa yang sangat mendalam atas peristiwa yang merenggut ke dua pegawainya itu

“Kami sangat berduka, karena mereka berdua bagian dari diri kami, semoga mereka ditempatkan di tempat terbaik dan keluarga yang ditinggal diberi ketabahan,” ungkap Kalapas Labuhanbilik dengan mata berkaca kaca

Advetorial
- Advertisement -
spot_img
Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini