Jalan Rusak di Batu Jomba Menelan Korban, Kernet Mobil Colt Diesel Tewas Tertabrak Mobil Derek

54
Jalan
Petugas saat melihat kondisi korban di RSUD Sipirok.
Tapanuli Selatan – Jalan yang hancur di jalinsum Batu Jomba, Desa Luat Lombang, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel  menelan korban jiwa hingga meninggal dunia, Minggu (30/06/2024) malam.

Korban yang tewas merupakan seorang kernet mobil Colt Diesel bernomor polisi BB 8131 BU atas nama, Eko Aprianto. Eko menghembuskan nafas terakhirnya, saat mendapatkan perawatan medis di RSUD Sipirok.

Jalan
Petugas Sat Lantas Polres Tapsel lakukan pengaturan arus lalu lintas di Batu Jomba.

Kasat Lantas AKP Danil Saragih, SH, MH, Rabu (03/07/2024) sore, membenarkan telah terjadi insiden di ruas jalan Batu Jomba yang menyebabkan seorang kernet mobil meninggal dunia. Kata Kasat, awalnya mobil nahas itu melintas dari Tapanuli Utara menuju Sipirok.

Setibanya di TKP atau tanjakan Batu Jomba, lanjut Kasat, supir Colt Diesel nahas itu, Hendri Mairizal, meminta tolong mobil lain untuk menarik kendaraannya agar bisa menanjak. Mengingat, tanjakan Batu Jomba cukup ekstrem dan rusak, sehingga supir melakukan inisiatif tersebut.

Demi bisa melewati tanjakan, sang supir meminta tolong ke mobil lain untuk menarik melewati Batu Jomba. Setelah ditarik mau menaiki tanjakan Batu Jomba, tiba-tiba mobil Colt Diesel itu mengalami mati mesin.

“Akibatnya, mobil Colt Diesel bergerak mundur ke belakang. Melihat hal tersebut, korban melompat dari pintu mobil Colt Diesel sebelah kiri depan. Di saat melompat itu lah, korban tertabrak ke bagian kolong mobil yang menarik mobil Colt Diesel,” tambah Kasat.

Setela kejadian tersebut, sebut Kasat, mobil Colt Diesel terbalik di tengah badan jalan. Sedangkan kernet malang tersebut, mengalami luka robek pada kepala bagian atas. Kemudian, luka lecet pada punggung sebelah kiri, lengan siku kanan, paha kiri depan, ketiak tangan kiri dan kanan, serta bokong kiri.

“Serta, luka memar pada pangkal paha kaki kiri dan luka memar berbintik-bintik pada perut kiri. Korban meninggal dunia setelah mendapat perawatan di RSUD Sipirok. Saat ini, Sat Lantas Polres Tapsel tengah menangani peristiwa ini,” tutup Kasat.

Terpisah, salah seorang pengguna jalan yang enggan menyebutkan namanya, mengaku kesal atas berbagai peristiwa di jalan ekstrem Batu Jomba. Mulai dari mobil mundur, terbalik, terjungkal, bahkan yang terbaru ada yang meninggal dunia.

“Mau sampai begini? Apa pemerintah gak malu melihat sekelas jalan Nasional, begini ekstrem-nya. Indonesia sudah lama merdeka. Tapi Batu Jomba dari tahun ke tahun begini-begini aja,” kesalnya.

Pria yang mengaku kerap melintas di Batu Jomba ini menyebut bahwa berbagai peristiwa ekstrem di lokasi tersebut sudah menjadi pemandangan yang biasa. Tapi, ungkap dia, ini semua tak boleh berlarut-larut, harus ada penanganan ekstra dari pihak terkait.

“Tolonglah Pak Jokowi, perhatikan jalan Batu Jomba ini. Kami yang selalu melewati jalan ini was-was, khawatir terus. Perintahkanlah jajaran Bapak (Jokowi) untuk menanganinya. Saya yakin, kalau serius menanganinya, pasti selesai (masalah) Batu Jomba ini,” terangnya.

Terakhir, ia berharap ke pihak-pihak terkait, untuk segera mencarikan solusi terbaik, apapun bentuknya agar masalah di Batu Jomba segera usai. Jangan sampai ada lagi pengguna jalan yang bertaruh nyawa, bahkan sampai meninggal dunia ketika melintas di Batu Jomba.

“Kami berharap, insiden kecelakaan di Batu Jomba kemarin yang membuat seorang meninggal dunia itu yang terakhir. Semoga, pihak-pihak yang berwenang menangani jalan ini, mendengar keluhan kami. Karena, biar bagaimana pun kami bayar pajak. Jadi, mohon lah segera perbaiki,” harapnya.(Saragi).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini