Gawat, Kasus Cabul Anak Dibawah Umur, Diduga Pelaku Berdamai Dengan Korban

246
Cabul
Foto ilustrasi korban kasus cabul.
Padang Sidempuan – Gawat dan sangat miris, kasus dugaan cabul terhadap anak dibawah umur tampaknya berujung damai antara pelaku KH alias WH (27) dengan korban yang masih dibawah umur FL (15) dan tidak tamat sekolah dasar ini.Korban merupakan warga Dusun Aek Batu Mas Desa Sihiuk-huik Angkola Selatan Tapsel, sementara pelaku merupakan KH ayah beranak dua ini adalah warga jalan Baginda Soaloon Lingkungan II, Kelurahan Padang Lestari Kecamatan Padang Sidempuan Selatan Kota Padang Sidempuan.

Diketahui dari kerabat korban, YML yang juga merupakan tetangga korban di Desa Sihiuk-huik mengungkapkan penyesalan bahwa kasus cabul ini telah berujung damai antara pelaku dan korban dengan dugaan pelaku yang ayah dua anak ini membayar sejumlah uang kepada keluarga korban sebesar Rp.40 juta.

” Saya dengar mereka telah berdamai dan pelaku membayar sejumlah uang sebesar Rp.40 juta,” kata YML yang merupakan Lektor Gereja Santo Antonius di Desa tersebut kepada wartawan, Sabtu (17/9/2022).

YML juga menduga keluarga korban dipaksakan pelaku agar mau menerima perdamaian dan mencabut laporan polisi yang telah sempat dilaporkan.Sementara orang tua korban YL (50) sempat memberitahukan dirinya tentang konsep surat perdamaian tersebut.

” Saya sempat dihubungi ayah korban tentang konsep surat perdamaian itu, dan saya tanyakan untuk keperluan apa?,” ujar YML.

YML juga menjelaskan selain punya hubungan kekerabatan keluarga, keluarga korban juga merupakan warga jemaat di Gereja Santo Antonius.

Diketahui dari berbagai sumber yang dipercaya dan kerabat korban YML ini, menerangkan awal kasus cabul dengan korban anak dibawah umur ini terjadi Senin (15/8/2022) sekira pukul 21.00 WIB.

Mulanya korban FL berkenalan dengan pelaku KH alias WH dimedia sosial FB, KH mengaku berstatus lajang kepada korban.Kemudian pelaku KH mengajak FL untuk bertemu di Kota Padang Sidempuan.

Saat bertemu, Senin (15/8/2022), pelaku langsung mengajak ke salah satu tempat karaoke T di jalan jenderal besar Abdul Haris Nasution dan membawa korban ke dalam ruangan (Room karaoke).

Disaat itu KH ayah dua anak ini berniat jahat dan memaksa minum anggur merah (alkohol) kepada korban.Korban pun pingsan lalu membuat nafsu birahi KH memuncak dan mencabuli korban yang tak berdaya akibat pengaruh alkohol.

Usai melakukan aksi bejatnya, KH mengantarkan pulang FL ke rumahnya.Melihat keadaan putrinya pulang larut malam, orang tua korban pun menanyakan apa yang terjadi pada putrinya ini.Kemudian korban menceritakan semua kejadian yang menimpanya hingga dicabuli KH.

Tak terima anaknya yang ketiga ini dicabuli pelaku KH, orang tua korban YL didampingi kerabatnya melaporkan KH ke Polres Padang Sidempuan sesuai lokasi kejadian.Laporan Polisi pun telah tertuang dalam LP/B/300/VIII/2022/SPKT/Polres Padang Sidempuan/Polda Sumut tertanggal 25 Agustus 2022.

Dan surat pemanggilan atau klarifikasi pun diketahui telah dilayangkan kepada pelaku KH alias WH tanggal  atas laporan keluarga korban tentang pencabulan.(Sar).

Iklan
Artikulli paraprakTragis, Pengendara Vespa di Batang Toru Meninggal Dunia Usai Terlindas Dump Truk
Artikulli tjetërMasuk Pasar, Bhabinkamtibmas Polsek Padang Bolak Sosialisasikan Penyesuaian Harga BBM Kepada Masyarakat