Bupati dan Wakil Bupati Madina Jenguk Korban Gas Beracun di Rumah Sakit

158
Bupati madina
Bupati Madina (HM. Jakfar Sukhairi Nasution) dan Wakil Bupati Madina (Atika Azmi Utami Nasution) Jenguk Korban Gas Beracun Di Rumah Sakit, pada Selasa malam (27/09/22).
Madina – Bupati Madina dan Wakil Bupati Madina beserta beberapa pejabat lainnya menjalin komunikasi dengan Korban yang sudah mendapat penanganan dari tim medis pada dua rumah sakit tersebut, dalam keterangan usai melakukan pembesukan, Bupati menyebut warga dua desa tersebut sudah di evakuasi. 
Bupati Madina
Bupati dan Wakil Bupati Madina ketika berada di Rumah sakit untuk melihat Korban Gas Beracun dari PT. SMGP di Sibanggor.

Bupati Madina (HM Ja’far Sukhairi Nasution) didampingi Wakil Bupati (Atika Azmi Utammi Nasution), Ketua DPRD Madina (Erwin Efendi Lubis, SH) dan Beberapa Organisasi perangkat Daerah Lainnya membesuk para Korban yang diduga menghirup gas beracun dari PT. SMGP di RSUD Panyabungan dan Permata Madina, Selasa (27/09/22) pukul 20.00 WIB.

Peristiwa ini, katanya terjadi setelah pihak PT SMGP melakukan uji alih di sumur T-12,Politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini juga mengaku seluruh korban di rumah sakit tersebut sedang dirawat, bahkan belum ada tanda-tanda yang menghawatirkan, “Seluruh pasien yang dilarikan ini masih dalam penanganan medis,” ungkapnya.

Sementara keterangan kedua di Rumah Sakit Permata Madina, Bupati melihat korban masih terus bertambah, Seluruh petugas yang diarahkan Pemkab Madina juga masih berada di lokasi untuk terus melakukan pemantauan.

Bupati juga menyebut, dalam mengantisipasi pertambahan korban, ia sudah memerintahkan BPBD memasang tenda di Bagas Godang, Desa Purba Baru dengan tujuan untuk memudahkan pelayanan terhadap korban.

Kepada SMGP, Bupati juga meminta agar serius bertanggung jawab atas insiden yang terjadi saat ini meskipun pemerintah daerah belum menerima konfirmasi dari pihak perusahaan tenaga panas bumi tersebut, “Saat ini kita fokus penanganan warga dulu, kita konsentrasi berdampingan dengan masyarakat kita” jelasnya.

Informasi sementara, puluhan warga dari Desa Sibanggor Julu dan Sibanggor Tonga masih dirawat di RSUD Panyabungan dan Permata Madina, jumlah dan identitas seluruh korban yang dirawat hingga saat ini belum diperoleh. Namun, berdasarkan hasil sementara tinjauan di lapangan, sudah ada 71 orang tapi tidak tertutup kemungkinan akan bertambah yang mendapat penanganan tenaga medis.

(Red).

Artikulli paraprakCamat Angkola Sangkunur Minta Anggota BMKT Terus Jalin Silaturahmi Untuk Mencapai Masyarakat Tapsel Yang Sehat, Cerdas Dan Sejahtera
Artikulli tjetërDinas Kesehatan Kota Sidempuan Dan BKB Provsu Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis