Akibat Curah Hujan Tinggi, Jembatan di Desa Tunas Karya Terputus

63
Akibat curah hujan
Camat Kecamatan Natal (M. Ridho Fahlevi. AP. M. Si) di dampingi Kaur pembangunan Desa Tunas Karya (Subari) , dan kasi pemerintahan Desa Tunas Karya (S. Hariyadi) saat melihat kondisi jembatan yang terputus di Desa Tunas karya, pada rabu (15/06/22).
Madina-Akibat terputusnya Jembatan ini, akses jalan yang biasa digunakan Masyarakat baik dari Desa Tunas karya menuju desa sikara kara II dan desa desa yang ada di wilayah tersebut lumpuh total, sehingga akses desa yang melalui jembatan tersebut harus memutar jauh, karena jembatan hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki, itupun kondisinya sangat menghawatirkan, 

 

Akibat curah hujan
Para siswa siswi SMPN 2 yang sedang melintas di jembatan yang terputus di Desa Tunas Karya akibat curah hujan tinggi.

Hal ini di akibatkan intensitas curah hujan yang tinggi dalam seminggu ini,sehingga  jembatan penghubung antar desa di Desa Tunas karya terputus, dimana jembatan ini merupakan akses Perekonomian masyarakat juga akses penting bagi siswa siswi SMPN 2 dan pelajar SD karena saat ini tidak dapat dilalui oleh kendaraan baik roda dua maupun roda empat, Pada rabu (15/06/22) pagi.

Menurut Kepala Desa Tunas karya ( Priyo utomo) saat dihubungi via phone mengatakan, memang jembatan tersebut kondisinya sudah sangat menghawatirkan, dan selama ini, telah dilakukan perbaikan oleh pihak Desa Tunas karya, dengan melakukan pemasangan batang kelapa dan penimbunan di jembatan tersebut, agar bisa di akses, baik oleh roda empat dan roda dua.

Dan kami dari pemerintahan desa sudah pernah berkomunikasi dengan perusahaan kelapa sawit yang ada diwilayah desa Tunas Karya dan Desa sikara kara II, untuk dapat membantu perbaikan jembatan tersebut, tapi hingga jembatan ini terputus tersapu banjir tadi malam, belum ada realisasinya, akibatnya akses jalan tersebut terputus total.

Kami Pemerintahan Desa telah mengajukan permohonan kepada pihak pemerintah daerah untuk dapat memfasilitasi perbaikan jembatan tersebut, tapi ya,, hingga detik ini belum ada perbaikan’ tutup kades dalam keterangannya.

Camat Natal (M. Ridho Fahlevi. AP. M.Si,)  dalam tinjauannya dilokasi mengatakan, ” akan mencoba memfasilitasi pembangunan jembatan tersebut kepada pihak pihak terkait, baik dari anggaran APBD maupun anggaran APBN, karena saya melihat begitu pentingnya akses jalan dan jembatan ini bagi masyarakat Desa Tunas Karya, dan desa Sikara kara II, juga Desa desa yang ada di wilayah eks Transmigrasi ini”.

Saya berharap untuk segera buat proposal pengajuan pembangunan jembatan ini secepatnya, karena tidak hanya warga dan masyarakat yang terputus aksesnya, tetapi juga bagi pelajar dan siswa, yang notabene ini adalah akses jalan menuju dan pulang sekolah, dan mudah mudahan secepatnya dapat segera terealisasi dan di bangun kembali jembatan ini. “Tutup camat dalam keterangannya.

(Hariyadi).

Iklan
Artikulli paraprakBobby Nasution Apresiasi PT KAI & Kemenhub Atas Pembangunan Jalur Layang KA Medan-Binjai
Artikulli tjetërDonor Darah Di Makodim 0209/Labuhanbatu Dalam Memperingati HUT Kodam Ke-72