Bupati Labuhanbatu Hadiri Paskah Oikumene 2022 Di Siringo ringo

68
paskah
Kaban Bappeda Labuhanbatu Hobol Z Rangkuti, foto bersama saat menghadiri perayaan Paskah Oikumene tahun 2022 yang digelar di Gereja GBKP Rantau Prapat JL Cut Mutia Kelurahan Siringo-Ringo, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara, Senin (16/05/2022)
Labuhanbatu-Bupati Labuhanbatu dr H Erik Adtrada Ritonga, MKM, melalui Kaban Bappeda Labuhanbatu Hobol Z Rangkuti, menghadiri perayaan Paskah Oikumene tahun 2022 yang digelar di Gereja GBKP Rantau Prapat JL Cut Mutia Kelurahan Siringo-Ringo, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara, Senin (16/05/2022)

Pada kesempatan tersebut, Kaban Bappeda Labuhanbatu itu memberikan apresiasi, kepada seluruh panitia dan seluruh pihak Pada perayaan Paskah Oikumene tahun 2022 tersebut, dan berharap semoga melalui perayaan paskah Oikumene tersebut menjadi momentum berharga untuk menguatkan kembali semangat kasih persaudaraan, persatuan, kekeluargaan dan perdamaian.

“Meskipun berbeda denominasi gereja melalui badan kerjasama antar gereja (BKAG) di kabupaten Labuhanbatu saya berharap dan merasa optimis kita dapat menjaga kerukunan beragama yang baik, mejamin solidaritas dan toleransi antara sesama pemeluk agama sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa, serta terus membangun hal-hal yang positif sehingga kita secara nyata dapat mengalami kedamaian yang merupakan hakekat dasar dari setiap ajaran agama,” Ungkap Kaban Bappeda itu

Selain itu menurut Kaban Bappeda itu, sebagaimana thema yang diambil dari perayaan paskah kali tersebut “Tak terpisahkan dari kasih Allah” dengan sub thema “kasih Allah memampukan gereja tetap tegar dimasa sulit untuk saling menolong dan menguatkan”.

“Hal tersebut sungguh telah nyata kita alami khususnya dalam melewati masa sulit 2 (dua) tahun terakhir ini kita saling bahu-membahu dan tolong menolong hingga pada saat ini kita telah berhasil kembali masuk dalam zona aman (hijau) untuk pandemi covid-19 di kabupaten Labuhanbatu, semoga peristiwa pandemi covid-19 tetap menjadi refleksi bagi kita semua agar tetap menjaga kesatuan,” tambah Kaban

Lalu kemudian dijelaskan Kaban Bappeda, Perayaan paskah yang pada hakekatnya adalah penderitaan yang diubah menjadi kemenangan dan kebahagiaan karena kasih allah yang maha besar, untuk itu mengajak agar bersama-sama mengupayakan perubahan kearah yang lebih baik yang dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan masyarakat yang juga akan menciptakan tatanan kehidupan yang lebih baik di kabupaten Labuhanbatu.

“Mari kita menjaga sikap dari hal-hal yang merugikan kepentingan bersama, perduli dengan peristiwa-peristiwa yang terjadi disekitar kita dan mengupayakan solusi atas berbagai permasalahan kemasyarakatan yang dapat kita tanggulangi secara bersama-sama, saya berharap kita juga tidak memandang besar kecilnya kontribusi yang kita berikan namun tindakan tindakan positif dari hal-hal kecil yang kita lakukan maka akan berdampak besar bagi pembangunan di Labuhanbatu kedepannya,” tutupnya

Iklan
Artikulli paraprakWakapolres Tapsel Kumpulkan Camat se-Paluta Bahas Penanganan Covid-19
Artikulli tjetërBupati Labuhanbatu Hadiri Lokakarya Program Pendidikan Guru Penggerak