Raju Hadir Ditengah Apatisme Pemuda Dalam Berorganisasi

195
Pemuda
Raju Firmanda Hutagalung
Tapteng – Dewasa ini, pemuda menjadi kata yang sering digaungkan oleh semua negara di dunia. Tidak terkecuali Indonesia, sebagai negara yang diproyeksikan akan menghadapi bonus demografi pada masa yang akan datang.

Sejarah mencatat peran pemuda dalam sebuah bangsa sangatlah krusial. Selain memiliki fisik yang kuat, pemuda juga terkenal dengan kreativitas tinggi dalam membuat banyak hal dan berguna dalam kehidupan sehari-hari. Namun menjadi seorang pemuda yang digambarkan sebelumnya tentulah tidak mudah.

Seperti adagium termasyhur menyebutkan bahwa Pelaut yang Ulung tidak lahir dari Laut yang tenang. Maka pemuda yang demikian akan lahir dari proses lama dan panjang.

Raju Firmanda Hutagalung, begitulah nama lengkap pemuda yang juga lahir dari serangkaian proses yang panjang.

Raju, sapaannya, mungkin nama yang sudah tidak asing lagi didengar. Nama dan sosoknya sudah dikenal baik di masyarakat terkhusus wilayah Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah.

Pemuda berdarah batak ini sering sekali menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan hak dan aspirasi masyarakat.

Ditengah tingginya apatisme dalam berorganisasi bagi pemuda saat ini, membuat pria yang lahir 24 tahun silam ini menanamkan bahwa organisasi adalah wadah penting dalam pembelajaran pembentukan karakter dan nilai-nilai kepemimpinan.

Terbukti, integritas dan kemampuan managerial yang matang diperoleh dari proses dalam berorganisasi. Kepanduan menjadi langkah awalnya dalam meniti karir berorganisasi, kemudian dilanjutkan bergabung dalam korps kebanggaan mahasiswa yaitu Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Kualitas diri yang sudah terbentuk juga menghantarkannya pada amanah yang relative muda untuk usianya, menjadi Wakil Kepala Sekolah SMP besukan Muhammadiyah di Kota Sibolga.

Kerja keras dan keuletan selalu menjadi prinsip utamanya dalam berkarya. Tidak sedikit prestasi yang telah ia torehkan selama perjalanannya berorganisasi.

Sebut saja, ia pernah menjabat sebagai Presiden Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyyah (STIT) Muhammadiyah Kota Sibolga. Kemudian ia juga pernah menjadi Ketua Komisariat Tapian Nauli Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Persiapan Sibolga-Tapanuli Tengah.

Karirnya yang kian moncreng tentu tidak terlepas dari kemampuan leadership (Kepemimpinan) yang ia miliki. Sebagai seorang lulusan bidang pendidikan, nilai kependidikan selalu ia terapkan ketika ia memimpin. Layaknya seorang pendidik yang visioner demi terwujudnya generasi emas setelahnya.

Bukan hanya untuk kader internal HMI, keberadaannya sering sekali menjadi wakaf kebermanfaatan bagi umat khususnya yang ada di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah.

Sudah menjadi karakter bagi Raju untuk tidak cepat merasa puas dengan apa yang telah ia dapatkan. Bukan untuk jemawa, tetapi pada dasarnya Raju ingin sekali terus berkarya dan lebih bermanfaat lagi kepada orang-orang di sekitarnya.

Pada akhir periodisasi kepengurusan HMI Cabang Persiapan Sibolga-Tapanuli Tengah tahun ini, ia berkeinginan untuk mengambil bagian dari perubahan lebih baik HMI kedepannya.

Orang yang sudah mapan dalam merencanakan konsep dan gagasan seperti Raju, pastinya tidak bermodal wacana, tapi akan menawarkan visi dan misi yang kongkrit dan terukur.

Pengembangan dan Peningkatan Sumber Daya Manusia (Kader) HMI menjadi lokus utama misinya. Tujuannya agar kader nantinya menjadi kader yang professional, berintegritas, berakhlaq, dan berintelektual.

Khittoh HMI dijadikan sebagai lokomotif pergerakan dalam menjaga kualitas dan eksistensi HMI.

Selain itu Raju juga berkeinginan agar HMI kedepannya dapat bersinergi, berkolaborasi, dan responsif terhadap isu-isu yang berkembang di masyarakat, baik itu isu global, nasional, maupun isu lokal.

Menjadikan HMI sebagai mitra kritis pro kerakyatan dalam menjalankan segala bentuk kebijakan pemerintah sebagai upaya restorasi kepercayaan public. Ia juga mengusung misi untuk memasyarakatkan HMI sejak dini sehingga eksistensinya dirasakan oleh masyarakat.

Misal dengan menerapkan program Back to School yang memperkenalkan HMI kepada pelajar yang ada di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah.

Sekali lagi, Raju Firmanda Hutagalung, sosok yang pantas dan layak untuk melanjutkan estafet kepemimpinan selanjutnya di HMI Cabang Persiapan Sibolga-Tapanuli Tengah.

Berangkat dari perjalanan karir organisasi dan prestasi yang ia miliki menjadi dasar kepatutannya dijadikan sebagai pemimpin di organisasi berjargon Yakusa (Yakin Usaha Sampai) tersebut.

Kedekatannya kepada seluruh golongan masyarakat, organisasi, dan juga tokoh-tokoh public akan menjadi nilai tambah demi menjadikan organisasi HMI menjadi lebih baik.

Artikel sebelumyaLantik 20 Jabatan Fungsional Tenaga Kesehatan, Bupati Sergai Sampaikan 4 Pesan Penting
Artikel berikutnyaSebanyak 462 Sertifikat Tanah Diserahkan Wali Kota Kepada Warga Masyarakat