Gantung Diri, Nyawa Bolang Tigan Tak Terselamatkan

189
Gantung diri
Tim Kepolisan Saat mengambil Tali di TKP
Deli Serdang- Samsudin Tarigan (64) warga dusun IV Mbaruai Kecamatan Biru-Biru Kabupaten Deli Serdang, ditemukan cucunya Riski Tarigan dalam kondisi kritis tergantung di sebuah pohon tak jauh dari rumahnya, Sabtu (19/6/2021), Sekira pukul 14.30WIB.

Cucu korban yang melihat kakeknya gantung diri langsung histeris minta tolong menolong, sembari mengatakan “bolang mati” suara histeris Riski, disambut ayahnya Endra Tarigan, dan langsung menuju lokasi.

Tiba di lokasi Endes Tarigan menemukan ayahnya sudah tergantung lemas di sebuah pohon, lalu berupaya menurunkannya, saat diturunkan korban masih bernafas dan dibawa ke Puskesmas Biru Biru, namun karena kondisinya semakin menurun nyawa korban tak terselamatkan saat menuju ke RS Sembiring menjalani perawatan lebih lanjut.

Belum diketahui motif bolang Tigan nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, namun pihak keluarga telah membawa jezajah korban ke rumah duka untuk disemayamkan.

Kapolsek Biru Biru AKP Salija menyampaikan kronologi bahwa Pada hari Sabtu tgl 19 Juni 2021 sekitar pukul 14.30 wib,saksi an. RIzki Tarigan (cucu korban) melihat korban tergantung disebatang pohon batas rumah korban lalu saksi an. Rizki Tarigan melihat dan menjerit dengan berkata ” Bolang ” kemudian ayah saksi an Endes Tarigan berkata “ada apa” lalu Rizki menjawab “bolang mati” kemudian saksi Endes melihat korban sudah tergantung di pohon lalu menurunkan korban dan dibantu oleh warga kemudian langsung korban dibawa ke Puskesmas biru-biru. Karena korban dalam keadaan masih hidup dan memberikan pertolongan pertama namun kondisi korban menurun.

kemudian pihak puskesmas merujuk korban ke rumah sakit sembiring delitua pada pukul 15.30 wib dengan menggunakan mobil ambulance. Dalam perjalan sekitar pukul 15.45 wib menuju RS. Sembiring Deli tua tepatnya di Jl. Delitua depan kantor PLN Deli tua korban sudah meninggal dunia,kemudian pihak keluarga meminta agar memutar balik mobil ambulance ke rumah korban.

Barang bukti yang diamankan polosi, 1 utas tali nilon warna abu-abu, 1 ember cat 25 kg merk paragon.

Setelah di Lakukan VER/pemeriksaan luar Oleh piket dokter puskesmas Biru-Biru Menyatakan tidak ada di Temukan Bekas Luka dan atau tanda2 Kekerasan di Sekujur Tubuh/Jasad Korban.Bahwa Pihak Keluarga membuat Pernyataan keberatan untuk dilakukan Autopsi di Rumah Sakit dan tidak keberatan atas kematian korban Samsudin Tarigan. (Heri Sembiring)