Oknum Lurah Aek Paing Memfitnah Wartawan Akan Diadukan Kepenegak Hukum

107
Oknum
Kantor Lurah Aek Paing, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara
Labuhanbatu-Wartawan salah satu media Online di Labuhanbatu diduga di fitnah Oknum lurah Aek Paing, berinisial FH, terkait pemberitaan kepala lingkungannya IPN dan PKN diduga melakukan pungli dengan menyewakan tanah negara kepada pedagang kecil sebesar 1 juta di kelurahan Aek Paing, akan diadukan ke penegak hukum

Sumber seorang wartawan (awak media) mengaku difitnah oknum Lurah dengan tudungan mau diperas, pada hal dirinya hanya kasihan melihat pedagang kecil kecilan di duga di peras dengan dalih menyewakan

“Oknum kepala lingkungan itu saya beritakan agar jera bang melalukan pungli, dengan dalih menyewakan lahan yang kita duga milik pemerintah atau tanah negara,” ungkapnya

Selain itu, kata awak media yang merasa terinterfensi itu, dirinya tidak pernah membaca atau melihat aturan Daerah Labuhanbatu menyewakan tanah itu, atau mungkin seperti Perda

“Tak pernah kubaca PERDA nya itu bang, tentang pemanfaatan tempat itu, disewskan oleh Pemerintah Daerah Labuhanbatu,” ungkapnya lagi

Menanggapi Hal ini, Ketua LSM Baris Denni Pardosi, mengatakan agar instansi terkait ataupun Penegak Hukum, menanggapi pemberitaan yang dibuat oleh wartawan tersebut

“Jika benar ada pungli dengan memanfaatkan Tanah Negara, kiranya instansi terkait, dan penegak hukum, agar memeriksa srmua oknum yang terlibat hal ini, karena jelas Pemerintah Indonesia melalui Presiden Jokowi, sangat lah anti dengan Pungli,” sebutnya

Dan Ketua LSM itu, berencana mengumpulkan bukti bukti untuk berkas pengaduan ke Penegak Hukum, termasuk Mabes Polri, dan tidak menutup kemungkinan akan menyampaikan surat tembusan ke Presiden Jokowi

Dan ketika awak media Sumut Indeksnews.com, mengkonfirmasi Lurah Aek Paing Farida Hanum, lewat Telepon Genggamnya, oknum Lurah tersebut merizek panggilan telepon tersebut

Demikian lewat Pesan WA, terkait dugaan pungli yang dilakukan perangkatnya, oknum lurah tersebut juga enggan membalas,hingga berita ini disuguhkan ke meja pimred dan hadapan pembaca, oknum Lurah tersebut tidak menanggapi konfirmasi tersebut.