Sat Narkoba Polres Labuhanbatu Gulung Sindikat Man Batak Dua Tersangka Ditembak

78
Polres
Kedua tersangka (baju oranye) anggota atau komplotan Man Batak yang diringkus Sat Narkoba Polres Labuhanbatu
Labuhanbatu-Sindikat Man Batak turut di gulung Sat Narkoba Polres Labuhanbatu, walau bosnya sudah meringkuk namun masih ditemukan barang bukti sabu seberat 52.77 Gr dan keduanya ditembak, tepat dibetis saat membahayakan Personil di Lapangan saat penangkapan, demikian diungkapkan Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan Sik.,MH, melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu SH.,MH, Selasa (09/02/2021)

Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu yang di kenal gigih menumpas peredaran Narkoba di Labuhanbatu itu, mengucapkan keberhasilan personilnya menangkap dua tersangka kaki tangan dari Bandar Narkoba bernama Firman Pasaribu alias Man Batak, Minggu (07/02/2021) dini hari secara terpisah.

“Adapun tersangka yang ditangkap berinisial MZ alias ZUNED (31) warga Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, tersangka ini mengaku berperan Sebagai Yang Mengutip Uang Hasil Penjualan narkoba,”jelas Kasat Narkoba

Sedangkan rekannya HT alias OGUT (43) merupakan warga Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, pengakuannya
berperan sebagai Kurir yang membagikan sabu kepada pengedar, dan dari keduanya, personil berhasil menyita barang bukti yaitu dari MZ berupa 2(dua) bungkus Plastik Klip Sedang diduga sabu seberat 10,03 Gram

“Sementara dari tangan HT alias Ogut disita 2(dua) Bungkus Plastik Klip Sedang diduga berisikan Sabu seberat 10,48 Gram dan satu lagi sabu serat 32,26 Gram, serta satu Unit Sepeda Motor KLX, satu Unit Handphone android dan dua Unit handphone Nokia, Uang Rp 300.000 (Tiga Ratus Ribu Rupiah) dan satu buah mancis,” jelas AKP Martualesi.

Masih menurut Kasat Narkoba, adapun total barang bukti sabu yang disita dari keduanya yaitu, 10,03 gr + 10,48 gr + 32,26 gr = 52,77 gram/brutto, dan sangat disayangkan Kedua tersangka saat pengembangan dilapangan, berusaha melakukan perlawanan yang membahayakan jiwa petugas sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur dimana kaki kanan masing masing tersangka tertembak dilapangan.

Ketua AL UIS (Aliansi Umat Dan Ormas Islam) Labuhanbatu Ust Supriadi Sarungpaet dan Ketua Granat Labuhanbatu Fahmi Lubis yang hadir saat konfrensi pers di Satres Narkoba sangat mengapresiasi pengungkapan dan penangkapan sindikat bandar narkoba Man Batak ini.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada Kapolda Sumatera Utara, Direktur Narkoba Polda Sumut dan Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan dan jajarannya atas prestasi pengungkapan jaringan peredaran narkoba di Kota Rantau Prapat yang selama kurang lebih 10 tahun membuat resah masyarakat,” ungkapnya dengan senyuman kegembiraan

Tersangak MZ als Zuned adalah seorang residivis kasus narkotika dan jaringan lama Man Batak yang ditangkap Sat Narkoba Polres Labuhanbatu tahun 2017 vonis 4 tahun dan baru bebas bulan April 2020 yang menurut tersangka dianya selama dipenjara dibiaya oleh Man Batak dan setelah keluar dari LP langsung gabung dalam sindikat narkoba