Bupati Labuhanbatu Ajan Meresmikan SIPOLAN Dalam Pelayanan Pajak

47
Bupati
Kadis Bappeda Labuhanbatu, saat memberi ketwrangan tentang Sipolan, yang merupakan sistem pelayanan pajak online
Labuhanbatu-Bupati Labuhanbatu H Andi Suhaimi ST.,MT, akan meresmikan Sistim Informasi Pembayar Pajak Online (SIPOLAN), terkait pelayan wajib pajak dalam membayar pajak hal ini merujuk pada rapat bersama Bank Sumut di ruang rapat Kantor Bupati Labuhanbatu, Senin (20/01/2021)

Bupati Labuhanbatu H Andi Suhaimi Dalimunthe ST.,MT, melalui Plt Kadis Badan Pendapatan Daerah Labuhanbatu Muslih, mengatakan SIPOLAN merupakan kabar baik bagi para wajib pajak, karen dengn sistem ini para wajib pajak akan lebih simple

“Dengan sisten SIPOLAN ini, para wajib pajak bisa langsung melihat dan mengecek pajak masing masing ya, dan yang pasti pembayaran juga bisa lewat on line jadi kami rasa cukup simple kan,” ungkapnya

Dan dalam rapat tersebut Kadis bappeda juga menambahkan dalam pembahasan kali ini jelas melihat dan menguji kesiapan aplikasi sistem SIPOLAN tersebut

Pertemuan ini menjadi momentum untuk melihat sejauh mana efektifitas SIPOLAN dalam melayani wajib pajak, dan bisa melihat perbandingan dengan sistem sebelumnya” tuturnya.

Pantauan wartawan dalam pertemuan tersebut juga di hadiri para wajib pajak, hal ini menurut Bappedabertujuan agar mereka memahami bahwa pendataan wajib pajak akan secara aplikasi akan segera di berlaku.

“Dalam hal ini pihak Bank Sumut dan ahli ITE sudah sepakat bahwa aplikasi SIPOLAN berupa mesin perekam data tinggal menunggu waktu yang tepat segera di operasikan sebanyak 30 buah,” tambah Kadis Bappeda.

Sebelumnya juga sudah di beritakan sekaligus kabar gembira bagi para wajib pajak, terkait pelayan wajib pajak dalam membayar pajak dengan Sistim Informasi Pembayar Pajak Online (SIPOLAN).

Selain itu Kadis Bappeda juga menjelaskan diketahui untuk tahun ini target diangka kisaran Rp 69 Milyar dari beberapa sektor pajak. “Aplikasi SIPOLAN adalah pola yang dianggap tepat dan pengadaan alat rekam data ini, berupa kerjasama dengan Bank Sumut,” katanya.

“Mesin perekam data SIPOLAN berupa tapping box, akan dipasang di beberapa titik sebanyak 30 buah, agar target pajak Rp 69 Milyar, atau paling tidak Rp 60 Milyar tercapai,” terangnya,