Walikota Sidimpuan Sambut Baik Pelatihan DEA Yang Diselenggarakan Balai Besar Kominfo RI Medan

62
Walikota
Walikota Irsan saat sampaikan kata sambutan pada pelatihan DEA
Padangsidimpuan – Walikota P.Sidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH menyambut baik agenda yang dilaksanakan Balai Besar Kominfo RI Medan terkait pelatihan DEA.Menurutnya, DEA merupakan media bagi para pelaku usaha UMKM untuk memunculkan gagasan-gagasan baru dan terbarukan.

Walikota pun meminta seluruh peserta untuk dapat mengikuti pelatihan itu dengan serius demi memperkaya khazanah berpikir dan menumbuhkan ide kreativitas baru. Dimana di zaman serba digital dituntut untuk memanfaatkannya dengan baik.

“ Kami berharap starup-startup baru muncul di Kota Padangsidimpuan sebagai kota Epicentrum di Tabagsel, mengingat aktivitas UMKM sangat membantu pertumbuhan ekonomi di Kota Padangsidimpuan,” ujar Walikota.

Hal tersebut disampaikan Walikota P.Sidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH saat menyampaikan kata sambutannya pada pelatihan DEA ( Digital Entrepreneuship Akademi) yang digelar Pusat Pengembangan Profesi dan Sertifikasi Kementerian Kominfo RI melalui Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP) Kominfo Medan.

Pelatihan DEA ini diselenggarakan di Hotel Mega Permata, P.Sidimpuan, Kamis (19/11/2020), ini diikuti para ibu rumah tangga dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebanyak 40 orang. 20 orang dari Kota Padangsidimpuan dan sisanya dari Kabupaten Mandailing Natal.

Adapun nara sumber acara meliputi Kepala Pusbang Profesi dan Sertifikasi Kemkominfo RI, Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP) Kominfo Medan Irbar Samekto, dan Kadis Kominfo Lalo Hartono Simanjuntak.

Sementara itu Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP) Kominfo Medan, Irbar Samekto, memaparkan buku berjudul kompetensi digital entrepreneurship (peluang dan tantangan).

” Buku ini menjelaskan arti entreprnneurship, pentingnya entrepreneurship, perbandingan dengan negara lain, dan pentingnya menjadi entrepreneurship, serta pasar ekonomi digital Asean,” sebutnya.(Saragih).