Aek Kanopan Banjir Selepas Diguyur Hujan Seharian

67
Aek
Warga Kampung Tarutung dan Kanopan Timur memperhatikan rumah mereka hampir tenggelam akibat banjir kiriman dari hulu sungai

Labuhanbatu-Ratusan rumah penduduk di dua Kelurahan Aek Kanopan terdampak banjir selepas di guyur Hujan selama seharian, demikian diungkapkan David S (39) warga perumahan Flamboyan Pulo Terutung, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara Sumatera Utara, Minggu (25/10/2020)

Menurut David S, selain tampungan air hujan di lingkungannya, menurutnya air genangan itu juga diduga merupakan banjir kiriman dari hulu sungai yang dekat dengan lingkungan mereka

“Sejak pagi memang uada ada genangan air bang, namun ditambah satu hari ini kan hujan melulu, dan kita juga menduga adanya banjir kiriman dari hulu Sungai yang dekat kemari,” ungkapnya

Ditempat berbeda Kaban BPBD Labura melalui Kabid Kedaruratan Sukardi, mengatakan kepada awak media, banjir menggenangi ratusan perumahan di Lingkungan II B Jln. Tanjungsari Permai, Bakaran Batu Aekkanopan dan perumahan Flamboyan Pulo Terutung.

“Selain itu banjir melanda Lingkungan XII Kuala, Sukarendah dan Dusun Ranto Betul Desa Sukarame, warga yang terkena banjir khususnya tidak jauh dari sungai Aek Kanopan bahkan perbatasan Kabupaten Labura-Asahan,” sebutnya

Selain itu Sukardi juga menambahkan Team BPBD membantu warga Untuk mengungsi dan menyelamatkan harta benda karena ketinggian air mencapai dada orang dewasa.

“Team kita tetap siaga, dan ini mereka bergerak membantu warga meninggalkan kefiaman nya masing masing guna mengungsi, sehubungan air kita lihat uda mencapai sekitar 1,5 m atau setinggi dada orang dewasa,” tambahnya

Selain itu menurut Sukardi, Team BPBD mengevakuasi barang berharga milik warga ke tempat yang lebih tinggi, dan rencananya akan mendirikan tenda pengungsi sebanyak dua titik.

“Warga yang terkena banjir sekitar 600 KK terdiri dari Kelurahan Aek Kanopan, Aek Kanopan Timur, Dusun Ranto Betul dan perbatasan Kabupaten Asahan, Penyebab banjir akibat curah air hujan sangat tinggi dan kirimkan dari hulu sungai Aek Bange, namun hingga kini kami belum mendapatadanya laporan korban jiwa,” sebutnya.
(Denni Pardosi)