Kapolres Tapsel Pimpin Pengungkapan Kasus Curas Disertai Pemerkosaan Di Wilkum Polsek Padangbolak

97
Kapolres
Kapolres Tapsel AKBP.Roman memaparkan kasus Curas dan disertai pemerkosaan
Tapanuli Selatan – Kapolres Tapsel AKBP.Roman Smaradhana Elhaj memimpin pengungkapan kasus Curas ( Pencurian dan Kekerasan) disertai dengan kasus pemerkosaan di wilkum Polsek Padangbolak Paluta.Pengungkapan kasus ini dipaparkan Kapolres Tapsel dalam press releasenya di Mako Polsek Padangbolak, Senin sore (12/10/2020).
Kapolres
Ketiga pelaku kasus Curas disertai pemerkosaan tertunduk di tampilkan saat press release.
Dalam pengungkapan kasus ini Kapolres Tapsel membeberkan kronologis Curas disertai pemerkosaan yakni yang terjadi pada hari Sabtu tanggal 19 September 2020 sekira 01.30 WIB yang di lakukan oleh pelaku CR dan kedua rekannya di Pondok Kebun Karet di Desa Hutaimbaru Kecamatan Halongonan Kabupaten Paluta.

” Usai melakukan aksi bejatnya pelaku CR dan kedua rekannya berhasil menggondol sepeda motor dan handphone dan barang yang lainnya,” terang Kapolres.

Kapolres AKBP.Roman menambahkan ketiga pelaku berhasil ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Padangbolak dan bekerjasama dengan Sat Reskrim Polres Tapsel.

1 orang pelaku berinisial CR berhasil di tangkap di Kecamatan Angkola Timur dan 2 orang pelaku lainnya di tangkap di Sipirok Tapanuli Selatan.Ke 2 pelaku terpaksa di hadiahi timah panas atau dilakukan tindakan tegas kepada ke 2 tersangka dikarenakan melakukan perlawanan kepada petugas pada saat dilakukan penangkapan.

Lanjut Kapolres lagi pasal yang di persangkakan kepada pelaku adalah Pasal 365 ayat 2 ke (1),(2) dan pasal 285 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun Penjara.

Barang Bukti yang berhasil disita ditempat kejadian berupa 1 buah baju tidur lengan pendek warna abu-abu, 1 buah celana tidur panjang warna abu-abu,  1 buah celana dalam wanita, 1 buah baju tangan panjang warna biru tua, 5 bungkus makanan ringan Merk Jumbo Balls, 3 utas tali atom I tali pengikat.

Sementara Barang Bukti yang disita dari para tersangka berupa 1  unit sepeda motor Merk Honda Sonic warna merah tanpa nomor polisi, 2 unit Handphone Merk ASUS dan NOKIA ( milik korban),  1  lembar STNK asli Sepeda motor Merk Yamaha Jupiter MX warna hitam campur merah dengan Nomor Rangka : MH350C002cK257972, Nomor Mesin: 50C-258952, BK 5031 YAV, 1 buah Plat Tanda Nomor Kenderaan Bermotor BK 5031 YAV, 1 buah Helm Standart warna hitam Merk Honda, 1 buah tas sandang wanita warna biru, 1 (Satu) potong celana pendek jeans warna putih keabu-abuan,  1  Unit Sepeda motor Merk Yamaha Jupiter MX warna hitam campur merah, Non
Rangka MH350CO02CK257972, Nomor Mesin: 50C-258952, 1  buah aki / baterai sepeda motor Merk Yamaha, 1 buah senter kepala warna merah camur hitam,  1 buah tas sandang warna hitam bertulis AlGER, 1 potong celana pendek panjang warna hitam, 1  potong jaket kain warna hitam, 1 buah charger warna putih merk ASUS, 1 unit handphone lipar bertuliskan SOS,  1 buah senter tangan warna hijau,  1 potong baju lengan panjang warna hitam bercampur abu-abu dan 1 potong celana jeans panjang warna biru kehitam-hitaman.

Ketiga pelaku kini terpaksa menginap gratis di Mako Polsek Padangbolak guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Turut hadir dalam pengungkapan kasus tersebut  Wakapolres Tapanuli Selatan Kompol.Hamonangan Hasibuan, SH, Kasat Reskrim Polres AKP.Paulus Robert Gorby Pembina, SIK, Kasat Lantas AKP.Zainal Muhlisin, Kapolsek Padang Bolak AKP.Zulfikar, SH, MH, Kanit Reskrim Polsek Padang Bolak Ipda.Anil Dakwan Siregar, SH, Perwira dan Brigadir Polres Polsek Sejajaran Polres Tapanuli Selatan.

(Saragih).